Piala AFF 2010 Para Pelatih Asing 'Menjajah' Asia Tenggara


Asia Tenggara kini sudah menjadi wilayah jajahan bagi para pelatih asing untuk tim nasional sepakbola. Ini dibuktikan dengan dominasi pelatih asing di Piala AFF 2010.

Tercatat enam dari delapan kontestan putaran final Piala AFF 2010 dipoles pelatih asing. Bahkan di masing-masing grup, tiga kontestan dipoles pelatih asing.

Di Grup A, Indonesia menyewa tenaga Alfred Riedl yang asal Austria, Thailand dengan Bryan Robson (Inggris) serta Laos dipoles David Booth (Inggris). Hanya Malaysia memakai pelatih lokal, Rajagobal Khrisnasamy.

Di Grup B, juara bertahan Vietnam ditukangi Henrique Calisto (Portugal), Singapura dengan Radojko 'Raddy' Avramovic (Serbia) dan Filipina bersama Simon McMenem (Inggris). Hanya Myanmar memanfaatkan pelatih lokal, Tim Myint Aung.

Tampaknya, negara-negara ASEAN lebih percaya kepada para ekspatriat itu karena bisa menghadirkan prestasi instan. Singapura mencicipi sukses instan setelah merekrut Radojko 'Raddy' Avramovic sejak 2003. Setahun kemudian, pelatih yang kini berusia 61 ini langsung membawa Negeri Singa menjadi juara AFF dengan mengalahkan Indonesia lewat agregat 5-2 di final.

Raddy sukses mempertahankan gelar itu pada 2007 dengan menaklukkan Raja ASEAN, Thailand dengan agregat 3-2. Pada penyelenggaraan terakhir, 2008, pelatih yang pernah sekali tampil di timnas Yugoslavia ini membawa Singapura ke semifinal meski hanya berada di posisi 3 bersama Indonesia.

Henrique Calisto jadi pelatih sukses berikut di ASEAN bersama Vietnam. Pelatih Portugal ini baru direkrut pada 2007, tapi sudah mampu mengantarkan Vietnam menjadi juara Piala AFF 2008.

Kunci pelatih 57 tahun ini yakni pemahaman peta kekuatan sepakbola ASEAN. Calisto pernah menangani Vietnam pada 2002, sebelum berprestasi dengan tim Liga Vietnam, Ding Tam Long An yakni dua kali menjadi juara V-League.

Pemahaman kultur dan peta kekuatan sepakbola ASEAN ini juga dipakai Indonesia ketika merekrut Alfred Riedl sejak awal tahun ini. Pelatih asal Austria 61 tahun ini wara wiri menangani negara-negara Asia Tenggara. Riedl memoles Vietnam selama tiga periode (1998-2001, 2003-2004, 2005-2007) sebelum berpaling ke Laos pada 2009-2010.

Selain itu, sukses timnas Laos menaklukkan Indonesia di SEA Games 2009 juga menjadi salah satu alasan PSSI. Bersama Riedl, Tim Merah Putih berharap banyak bisa mengukir prestasi awal di Asia Tenggara.

Bryan Robson

Dari deretan pelatih asing ini, Bryan Robson yang memoles Thailand sejak 2009 tak punya curriculum vitae mengilap. Mantan pemain Manchester United dan kapten Inggris yang kini berusia 53 tahun ini kurang sukses saat menangani klub Premier League, Middlesbrough.

Di kawasan ASEAN, prestasi pelatih Laos, David Booth mungkin lebih baik. Pelatih 62 tahun yang menggantikan Riedl sejak 2010 ini sempat berjaya di Liga India. Bersama Mahindra United, Booth menjadi juara Federation Cup 2003 serta The Mumbai League 2002-03, serta I-League Second Division Title 2007-08 bersama Mumbai FC.

Tugas paling berat mungkin akan diemban Simon McMenem yang melatih Filipina. Pria asal Inggris ini tak begitu dikenal reputasinya ditambah prestasi Filipina yang tak pernah mencorong di kawasan ASEAN.
Comments
0 Comments

0 komentar:

Post a Comment